Menelusuri Fakta Menarik Seputar Anime Solo Leveling yang Memikat Pecinta Animasi

Anime, Berita, News, Viral94 Dilihat

Anime Solo LevelingPada awal tahun 2024, animanga “Solo Leveling” menjadi sorotan utama para pecinta anime. Dengan musim terbaru beberapa anime yang menarik, seperti Classroom of the Elite dan arc terbaru dari One Piece, “Solo Leveling” muncul sebagai salah satu tontonan yang paling diminati.

Animasi produksi studio A-1 Pictures ini, yang dirilis pada 6 Januari. Menawarkan tidak hanya cerita yang unik namun juga fakta-fakta menarik yang patut diketahui sebelum menyelami alur kisahnya.

1. Diadaptasi dari Web Novel Korea Selatan

“Solo Leveling” menciptakan tren baru dengan menjadi anime yang diadaptasi dari web novel Korea Selatan. Berbeda dengan kebanyakan anime yang umumnya berasal dari manga Jepang, “Solo Leveling” berawal sebagai web novel yang dibuat oleh Chugong pada tahun 2016. Setelah sukses di platform Kakao, web novel ini kemudian diilustrasikan menjadi webtoon atau manhwa pada tahun 2018 oleh Jang Sung-rak (Dubu) hingga 2021. Meski orisinal dari Korea Selatan, status “Solo Leveling” sebagai anime diakui karena digarap oleh studio animasi Jepang, A-1 Pictures.

2. Anime Fantasi Dark yang Jadi Meme Populer

“Solo Leveling” menyuguhkan cerita fantasi dark yang memikat penonton. Dengan latar tempat di versi fiksi Korea Selatan yang dipenuhi oleh monster mengerikan, ceritanya berfokus pada Sung Jin-woo, seorang pemuda yang awalnya dianggap sebagai pemburu monster terlemah. Dengan mendapatkan kekuatan tambahan dari program misterius bernama System, Jin-woo menjadi sosok yang mampu membasmi para monster. Keunikan cerita ini tidak hanya membuatnya populer, tetapi juga menciptakan meme-meme populer di media sosial, khususnya adegan para karakter yang menyembah sosok raksasa.

3. Game Adaptasi Sedang Dalam Pengembangan

Keberhasilan “Solo Leveling” tidak hanya terbatas pada bentuk animasi. Pada tahun 2022, pengumuman dibuat bahwa “Solo Leveling” akan diadaptasi menjadi game. Game ini direncanakan dengan konsep role-playing mirip dengan Sword Art Online. Meskipun belum ada tanggal resmi rilis, game ini sedang dikembangkan oleh Netmarble, perusahaan game asal Korea Selatan yang sebelumnya sukses dengan judul-judul seperti Marvel: Future Fight dan Arena of Valor.

4. Sekuelnya, Solo Leveling: Ragnarok

Meskipun anime “Solo Leveling” baru dirilis pada awal 2024, manhwa dan web novel-nya telah tamat sejak 2021. Namun, kisahnya tidak berakhir di sana. Pada tahun 2023, sekuel dari “Solo Leveling” dirilis dengan judul “Solo Leveling: Ragnarok”. Sekuel ini berfokus pada Sung Su-ho, anak dari protagonis utama dalam seri orisinal, Sung Jin-woo. Cerita ini mengisahkan bagaimana Su-ho mewarisi kekuatan ayahnya sebagai Shadow Monarch.

5. Lagu Opening: Kolaborasi Antara Komposer Attack on Titan dan Grup K-pop

Menambah daya tariknya, lagu pembuka atau opening dari “Solo Leveling” merupakan hasil kolaborasi antara Hiroyuki Sawano, seorang komposer yang terkenal dengan karyanya pada anime Attack on Titan, dan grup K-pop Tomorrow X Together (TXT). Lagu berjudul “Level” ini menciptakan harmoni unik antara musik Jepang dan K-pop, memberikan nuansa yang mendalam pada pengantar setiap episode “Solo Leveling”.

Sebelum membenamkan diri dalam dunia gelap dan fantastis “Solo Leveling”, mengetahui fakta-fakta di atas dapat memberikan pemahaman tambahan dan memperkaya pengalaman menonton para pecinta anime. Tidak hanya sebagai karya seni yang menghibur, “Solo Leveling” juga menjadi fenomena yang melintasi batas budaya dan negara dalam industri anime.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *