Paul Pogba Ungkap Kesedihan dan Siap Ajukan Banding atas Diskors Sepak Bola

Olahraga275 Dilihat

Bintang sepak bola Prancis, Paul Pogba, telah mengeluarkan pernyataan resmi yang mengungkapkan kejutannya atas keputusan otoritas Italia untuk memberikan hukuman panjang yang sebenarnya akan mengakhiri karir sepak bolanya.

Otoritas olahraga di Italia telah memutuskan untuk mendiskors Paul Pogba selama 4 tahun dari bermain sepak bola setelah terbukti menggunakan doping beberapa bulan yang lalu.

Apa yang dikatakan oleh Pogba?

Pogba mengeluarkan pernyataan resmi:

“Saya baru saja diberitahu tentang keputusan Pengadilan Nasional Antidoping dan saya merasa bahwa putusan tersebut tidaklah benar. Saya merasa sedih, terkejut, dan sangat kecewa karena segala sesuatu yang saya bangun dalam karier profesional saya telah dicabut dariku. Ketika saya dibebaskan dari keterikatan hukum, ceritanya akan menjadi jelas, tapi saya tidak pernah sengaja mengonsumsi atau menggunakan suplemen yang melanggar peraturan antidoping. Sebagai seorang atlet profesional, saya tidak akan pernah melakukan apa pun untuk meningkatkan kinerja saya dengan menggunakan zat terlarang dan saya tidak pernah menghina atau menipu rekan-rekan setim saya dan pendukung dari tim mana pun yang saya mainkan untuk atau melawan.”

Dan sebagai hasil dari keputusan yang diumumkan hari ini, saya akan mengajukan banding atas keputusan ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga.”

Pemakaian zat doping oleh bintang Prancis ini, “Testosterone”, telah terbukti dalam pengujian doping setelah pertandingan pertamanya bersama Juventus di Serie A musim ini, pada Agustus 2023.

Pogba sebelumnya telah mengalami cedera, dan musim ini dianggap sebagai “kesempatan terakhir” bagi dia untuk kembali ke performa terbaiknya, dimana namanya masuk di antara talenta-talenta yang menjanjikan dalam dunia sepak bola.

Pada hari Kamis, kekhawatiran pemain itu terkonfirmasi, dengan pemberian hukuman selama empat tahun, yang berarti dia akan diizinkan untuk kembali bermain pada usia 35 tahun, pada Maret 2028.

Bintang Prancis ini akan berusia 31 tahun dalam dua minggu mendatang.

Paul Pogba, bintang sepak bola asal Prancis, mengungkapkan perasaan kesedihannya setelah menerima hukuman diskors dari otoritas olahraga Italia. Dalam pernyataan resmi yang dirilisnya, Pogba mengekspresikan kekecewaan dan kejutan atas keputusan tersebut, menyatakan bahwa semua pencapaian yang telah dibangunnya dalam karier profesionalnya telah direnggut.

Pogba menegaskan bahwa ia tidak pernah dengan sengaja menggunakan atau mengonsumsi suplemen yang melanggar peraturan antidoping. Sebagai atlet profesional, ia menegaskan bahwa ia tidak akan pernah melakukan hal-hal yang dapat meningkatkan kinerjanya dengan menggunakan zat terlarang. Pogba juga menegaskan bahwa ia tidak pernah merendahkan atau menipu rekan-rekan setimnya atau pendukung tim mana pun yang ia bela.

Dalam upaya untuk melawan hukuman tersebut, Pogba menyatakan niatnya untuk mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga. Hal ini menunjukkan ketegasannya dalam memperjuangkan keadilan atas tuduhan yang dialamatkan padanya.

Keputusan untuk mendiskors Pogba sendiri diambil setelah terbukti bahwa ia menggunakan zat doping, yaitu “Testosterone”, setelah pemeriksaan doping pasca pertandingan pertamanya bersama Juventus di Serie A pada Agustus 2023.

Pogba, yang sebelumnya mengalami cedera, telah menganggap musim ini sebagai kesempatan terakhir baginya untuk kembali ke puncak performanya. Namun, hukuman ini telah membuatnya harus menunda ambisi tersebut, dengan masa diskorsnya berarti ia baru akan diizinkan untuk kembali bermain pada usia 35 tahun, pada Maret 2028.

Dengan usia Pogba yang akan mencapai 31 tahun dalam dua minggu mendatang, ia akan menghadapi tantangan besar dalam menghadapi hukuman tersebut sambil tetap menjaga semangatnya dan memperjuangkan haknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *